Karawang Open 2024
Sign in to follow3x3x3 Cube podium
Winners
All results- 3x3x3 CubeZaky Kurnia Falah8.31
- 2x2x2 CubeLeon Marcell Alamanda2.41
- 4x4x4 CubeLeon Marcell Alamanda28.00
- 5x5x5 CubeLeon Marcell Alamanda48.98
- 3x3x3 BlindfoldedFahmi Aulia Rachman56.14
- 3x3x3 One-HandedFahmi Aulia Rachman8.41
- ClockLeon Marcell Alamanda5.55
- MegaminxLeon Marcell Alamanda51.24
- PyraminxZaky Kurnia Falah4.11
- SkewbZaky Kurnia Falah3.83
Photos, videos & posts from Karawang Open 2024
Competition recap
A written summary of Karawang Open 2024, generated from the official results on this page.
Karawang Open 2024 Brings Fast Times and Deep Brackets to West JavaEnglish
Fifty competitors assembled for a packed schedule of speedcubing action at the Aula Galeri Rumah Dinas Bupati Karawang. The Karawang Open 2024 featured 10 events and 17 rounds of intense solving across September 7 and September 8, 2024. Across two full days in Karawang, West Java, Indonesia, competitors pushed their limits on the official tables, trading quick turnarounds and setting competitive marks across multiple disciplines in an electric atmosphere.
The 2x2x2 Cube event became the centerpiece of the tournament's record achievements. Leon Marcell Alamanda led the way in the event, posting a single of 2.11 seconds and an average of 2.46 seconds. Muhammad Dzaki Zulfahmi Mansur delivered marks of 2.84 single and 2.95 average, while Krisna Arya Satria registered a 2.44 single and 3.00 average. Mark Louis Tan registered a 2.30 single and 3.30 average, followed closely by Hafizh Dary Faridhan Hudoyo with a 2.46 single and 3.34 average.
The depth in the 2x2x2 Cube bracket continued through the remainder of the field. Kentaro Sasaki secured a 2.17 single and 3.45 average, Pedro Leonard Benedict logged a 2.21 single and 3.50 average, and Winda Wardani marked a 3.02 single alongside a 3.53 average. Steve Jourdane Saputra recorded a 2.86 single and 3.57 average, while Marco Vieri Julian closed out the flurry of results with a 3.16 single and 4.05 average, demonstrating remarkable consistency across the entire roster.
The 3x3x3 Cube division drew 48 competitors over three demanding rounds. Zaky Kurnia Falah captured the title with a winning average of 8.31 seconds, holding off Leon Marcell Alamanda who took second with an 8.33 average, and Steve Jourdane Saputra who finished third at 8.82. The overall best single in the event belonged to Falah at 6.55 seconds. The 3x3 results demonstrated how razor-thin the margins were at the top of the main Rubik's Cube bracket.
Leon Marcell Alamanda put together a dominant individual weekend, winning five separate events. Beyond his 2x2x2 Cube title where he took first place with a 2.41 final average, Alamanda captured the 4x4x4 Cube in 28.00 seconds and the 5x5x5 Cube in 48.98 seconds. He added victories in Megaminx with an average of 51.24 seconds and Clock with a 5.55 average. Zaky Kurnia Falah added to his main event triumph by taking both the Pyraminx with a 4.11 average and the Skewb with a 3.83 average.
Beyond the podium battles, several participants marked significant personal milestones on the official floor. Rafael Koroh made his first ever attempt at Pyraminx with an 8.42 and his first ever attempt at 3x3x3 One-Handed at 25.80, while cutting his 3x3x3 Cube personal best by 47.2 percent down to 9.55 seconds. Louie Timothy Wien tackled five events, making first attempts in Skewb at 16.46 and Pyraminx at 6.75, and dropped his 3x3x3 One-Handed best by 30.9 percent to 1:17.54. Asilka Nasharu entered five disciplines, posting a first Pyraminx attempt of 7.03, improving their 4x4x4 Cube best by 29 percent to 1:11.67, and lowering their 2x2x2 Cube best by 20.5 percent to 3.85.
Other competitors took on extensive event programs throughout this cubing competition. Zhafran Shahzada competed in seven events, reaching sixth place in the 3x3x3 Cube, posting initial marks in Pyraminx at 5.60 and Megaminx at 1:13.86, and trimming his 2x2x2 Cube best by 28.7 percent to 2.49. Chloe Rachelle Chan made a first official 2x2x2 Cube attempt of 11.05, while improving her 3x3x3 Cube mark by 27.9 percent to 29.51 and her Clock best by 12.2 percent to 12.50. Bagas Ammardzaky Subekti took on six events, logging first attempts in the 4x4x4 Cube at 1:15.60, 2x2x2 Cube at 5.02, and Clock at 11.92, finishing 24th in 4x4x4 Cube. Kenarga Bhirawa recorded first attempts in Pyraminx at 7.03, 3x3x3 One-Handed at 58.08, and 2x2x2 Cube at 4.23, while Nikolas Carlens logged first attempts in 2x2x2 Cube at 6.77, Pyraminx at 23.98, and Skewb at 15.36 across four events.
Specialist solving events rounded out the weekend of speed cubing excellence. Fahmi Aulia Rachman took top honors in 3x3x3 One-Handed with an 8.41 average, ahead of Alamanda at 13.40 and Muhammad Badruddin at 15.11. Rachman also topped the 3x3x3 Blindfolded division with a single solve of 56.14 seconds, finishing ahead of Winda Wardani at 1:11.52 and Marco Vieri Julian at 1:17.11. Across all ten events, all 30 podium places went to competitors from Indonesia.
The Karawang Open 2024 concluded having delivered top-tier performances across a wide array of puzzles. As this WCA competition wrapped up its two days of competition in West Java, the field celebrated a weekend of fast times, memorable head-to-head rounds, and substantial progress across every tier of the official standings.
Persaingan Ketat Karawang Open 2024 Warnai Aksi Cepat Akhir PekanBahasa Indonesia
Sebanyak 50 peserta berkumpul memadati Aula Galeri atau Rumah Dinas Bupati Karawang untuk unjuk kecepatan tangan dan ketajaman strategi. Ajang speedcubing bergengsi Karawang Open 2024 menyajikan total 10 cabang perlombaan dengan 17 babak kompetitif sepanjang 7 hingga 8 September 2024. Turnamen resmi World Cube Association ini mempertemukan talenta rubik dari berbagai daerah dalam atmosfer kompetisi yang intens dan seru di Karawang, West Java, Indonesia.
Rangkaian kompetisi rubik pada hari pertama langsung menyuguhkan duel papan atas pada nomor-nomor pembuka. Leon Marcell Alamanda tampil dominan di berbagai disiplin dengan membukukan kemenangan penting pada nomor 4x4x4 Cube lewat rata-rata 28.00 detik dan tunggal terbaik 25.81 detik. Ia mengatasi perlawanan Steve Jourdane Saputra yang mencatat rata-rata 35.67 detik serta Zaky Kurnia Falah dengan 37.42 detik.
Performa impresif Leon Marcell Alamanda berlanjut pada kategori teka-teki berdimensi besar dan mekanik unik lainnya. Pada nomor 5x5x5 Cube, ia merebut posisi pertama dengan rata-rata 48.98 detik, mengungguli Fahmi Aulia Rachman yang meraih 1:01.95 dan Wilson Alvis yang membukukan 1:04.31. Dominasi Leon berlanjut di Megaminx dengan capaian rata-rata 51.24 detik serta Clock dengan catatan rata-rata 5.55 detik.
Hari kedua menyajikan nomor klasik 3x3x3 Cube yang berlangsung sepanjang tiga babak penuh ketegangan. Zaky Kurnia Falah tampil sebagai juara utama nomor paling bergengsi ini setelah mencetak rata-rata final 8.31 detik dengan catatan tunggal terbaik 6.55 detik. Zaky unggul sangat tipis dari Leon Marcell Alamanda yang menempati posisi kedua lewat rata-rata 8.33 detik, disusul Steve Jourdane Saputra di urutan ketiga dengan 8.82 detik.
Zaky Kurnia Falah turut mengukuhkan dominasinya di kategori puzzle sampingan dengan merebut podium teratas Pyraminx lewat rata-rata 4.11 detik dan Skewb dengan rata-rata 3.83 detik. Sementara itu, nomor 2x2x2 Cube berhasil dimenangkan kembali oleh Leon Marcell Alamanda dengan rata-rata 2.41 detik, mengungguli Muhammad Dzaki Zulfahmi Mansur di peringkat kedua dengan 2.96 detik dan Krisna Arya Satria di peringkat ketiga dengan 3.23 detik.
Kemampuan teknis tingkat tinggi tersaji pada cabang satu tangan dan blindfolded yang dipimpin oleh Fahmi Aulia Rachman. Pada 3x3x3 One-Handed, Fahmi membukukan rata-rata kemenangan 8.41 detik dan single 7.11 detik di depan Leon Marcell Alamanda yang mencatat 13.40 detik. Fahmi kemudian menyempurnakan penampilannya dengan memenangi 3x3x3 Blindfolded lewat catatan tunggal terbaik 56.14 detik.
Di balik perburuan gelar juara, sejumlah peserta mencatatkan pencapaian luar biasa yang menandai perkembangan kemampuan mereka. Eldwin Dario Kosasi membuat lonjakan besar dengan rekor personal 3x3x3 Cube 16.20 detik yang 26.7 persen lebih cepat dari catatan sebelumnya, serta melakukan debut Pyraminx dengan waktu 7.91 detik. Raka Rajendra Wijaksana meraih finis terbaik di peringkat keempat 3x3x3 One-Handed dengan rekor pribadi 13.43 detik yang 19.2 persen lebih cepat, sekaligus debut di 5x5x5 Cube dengan 1:16.03 dan memangkas waktu Pyraminx menjadi 5.06 detik. Dhafin Yashi Syah menyelesaikan sembilan kategori, mencatat kemajuan 17.2 persen di 5x5x5 Cube menjadi 1:44.93, dan melakoni aksi perdana di Clock. Jaisyu Muhammad Latief juga menuntaskan tujuh cabang, membukukan rekor pribadi Pyraminx 10.66 detik, serta mencoba nomor 3x3x3 One-Handed dan 5x5x5 Cube untuk kali pertama.
Gelaran cubing competition ini juga menjadi panggung perdana yang mengesankan bagi beberapa pendatang baru. Syota Satria Yabuki menjalani ajang resmi pertamanya dengan turun di lima nomor berbeda, menorehkan waktu 12.80 detik di 3x3x3 Cube, 14.30 detik di Clock, dan 11.07 detik di Pyraminx. Harun Hafizh Pratama melakoni empat kategori dengan hasil 32.25 detik pada 3x3x3 Cube, 9.24 detik pada 2x2x2 Cube, dan 9.56 detik pada Pyraminx. Misha Naima Aubrey menyelesaikan empat nomor termasuk capaian 14.25 detik di 2x2x2 Cube dan 12.64 detik di Pyraminx, sedangkan Muhammad Alfatih Kharismahiji melengkapi debutnya di tiga kategori dengan catatan 11.15 detik pada 2x2x2 Cube dan 24.22 detik pada Pyraminx.
Secara keseluruhan, Karawang Open 2024 menjadi ajang unjuk kebolehan komunitas rubik tanah air dengan total 30 medali podium yang diraih oleh para atlet Indonesia. Seluruh 17 babak perlombaan berjalan lancar, menampilkan perpaduan prestasi para peraih gelar juara dan catatan berharga para peserta yang terus mengasah kemampuan mereka untuk menyongsong kompetisi-kompetisi berikutnya pada musim mendatang.