Jakarta Masters 2023
Sign in to follow3x3x3 Cube podium
Winners
All results- 3x3x3 CubeFirstian Fushada (符逢城)7.52
- 4x4x4 CubeFirstian Fushada (符逢城)27.42
- 5x5x5 CubeFirstian Fushada (符逢城)48.69
- 6x6x6 CubeLeon Marcell Alamanda1:28.73
- 7x7x7 CubeFirstian Fushada (符逢城)2:14.39
- 3x3x3 BlindfoldedFirstian Fushada (符逢城)33.53
- 3x3x3 One-HandedFahmi Aulia Rachman10.68
- ClockFirstian Fushada (符逢城)6.96
- MegaminxFirstian Fushada (符逢城)36.45
- Square-1Firstian Fushada (符逢城)7.99
Photos, videos & posts from Jakarta Masters 2023
Competition recap
A written summary of Jakarta Masters 2023, generated from the official results on this page.
Firstian Fushada Dominates Jakarta Masters 2023 With Eight Championship TitlesEnglish
115 competitors converged on Hublife Mall from across the region to test their solving skills on the big stage. Travelling across transit networks and navigating the bustling urban sprawl of Jakarta, Indonesia, solvers arrived determined to make their mark over two intensive days of action on October 21 and October 22. The gathering transformed the shopping complex into a vibrant hub of speedcubing excellence as participants took on a demanding schedule spanning 10 distinct events and 17 total rounds.
The premier 3x3x3 Cube contest stood as the centerpiece of the tournament, drawing an entry list of 112 participants who battled through three rounds of standard Rubik's Cube solving. Jakarta Masters 2023 delivered intense pressure in the final round, where Firstian Fushada (符逢城) captured the crown with a winning average of 7.52 seconds alongside a best single of 6.55. Vincent Hartanto Utomo followed in second place with an average of 7.59 seconds, while Muhammad Faeyza Koda rounded out the podium with a 7.77 average to highlight the elite 3x3 results.
Firstian Fushada (符逢城) orchestrated an extraordinary weekend of speed cubing dominance across nearly the entire roster of challenges. Beyond the standard cube, Fushada captured first place in the 4x4x4 Cube with a 27.42 average, topped the 5x5x5 Cube in 48.69, and secured the 7x7x7 Cube with an average of 2:14.39. In the 4x4x4 Cube, Leon Marcell Alamanda claimed second place with a 28.61 average, ahead of Allan Tabriez Rosyada in third with 31.44. In the 5x5x5 Cube, Vincent Hartanto Utomo finished second at 49.87 seconds, with Alamanda taking third in 51.12.
The mastery continued across side events, demonstrating remarkable versatility across mechanical puzzles. Fushada claimed first place in Clock with an average of 6.96 seconds, ahead of Vincent Hartanto Utomo who finished second in 9.00 seconds and Leon Marcell Alamanda in third with 9.17. Fushada also took top honours in Square-1 with a winning average of 7.99 seconds, won Megaminx with an average of 36.45 seconds, and conquered 3x3x3 Blindfolded with a 33.53 average. In the blindfolded event, memorisation and execution under a blindfold saw Leonardo Pranadyar take second in 50.68 and Winda Wardani earn third in 56.03.
The few events not claimed by Fushada provided dramatic battles of their own at Jakarta Masters 2023. In the 6x6x6 Cube, Leon Marcell Alamanda put together a commanding performance to secure the win with an average of 1:28.73, while Vincent Hartanto Utomo finished second with 1:46.42 and Allan Tabriez Rosyada placed third with 1:58.88. Meanwhile, the 3x3x3 One-Handed event featured 72 competitors solving exclusively with a single hand, where Fahmi Aulia Rachman emerged victorious with an average of 10.68 seconds, leading Muhammad Faeyza Koda with 11.38 and Utomo with 13.79.
Beyond the championship podiums, the cubing competition served as a breakthrough stage for competitors expanding their repertoires across new disciplines. Fayza Facilely Bayuputri took on five events and achieved a 7th place finish in Megaminx, logging an opening attempt of 59.83 seconds, a first 5x5x5 Cube attempt of 1:07.26, and a major 4x4x4 Cube personal best of 38.83 that was 22.2 percent faster than before. Fathirrahmad Adinata Djohan entered six events, securing a 33rd place finish in 4x4x4 Cube, posting a Clock personal best of 18.88 seconds that was 44.1 percent faster, and making initial attempts at Square-1 with 34.85 and Megaminx with 3:06.82. Faiz Elrey Anggaraksa tackled seven events, highlighted by a 9th place finish in Square-1 and inaugural marks in Megaminx at 1:34.75, Clock at 13.83, and 5x5x5 Cube at 1:35.03.
The determination to broaden skill sets was mirrored throughout the venue by competitors taking on steep learning curves. Daniel Charis Lumban Tobing contested four events, registering a 67th place finish in 3x3x3 One-Handed while logging first-time attempts in Clock at 25.13, Megaminx at 2:18.11, and one-handed solving at 1:07.59. Joel Sandiago entered four events, earning a 39th place finish in 5x5x5 Cube alongside first attempts in 4x4x4 Cube at 1:18.46, 5x5x5 Cube at 2:59.70, and Square-1 at 29.76. Devano Aldriaska Pratama completed six events, recording a best finish of 51st in 4x4x4 Cube alongside first-ever competition marks in Megaminx at 3:58.12, 3x3x3 One-Handed at 54.88, and Clock at 53.79.
When the final round concluded, Indonesian competitors swept all 30 available podium positions across the 10 featured events, demonstrating immense depth throughout the national community. Jakarta Masters 2023 offered a comprehensive showcase of modern puzzle solving, from high-speed turns on standard cubes to complex big cubes and blindfolded disciplines. The successful WCA competition in the capital capped a memorable weekend of competition in 2023, leaving solvers with valuable experience as the competitive calendar moves forward toward upcoming stages.
Dominasi Firstian Fushada dan Gelombang Wajah Baru di Jakarta Masters 2023Bahasa Indonesia
Firstian Fushada (符逢城) mengukir performa luar biasa dengan memborong delapan gelar juara dari sepuluh nomor yang dipertandingkan, memuncaki nomor utama 3x3x3 Cube dengan rata-rata 7.52 detik serta catatan single terbaik 6.55 detik. Turnamen Jakarta Masters 2023 yang digelar pada 21 hingga 22 Oktober 2023 di Hublife Mall, Jakarta, Indonesia menghadirkan panggung kompetisi yang sangat semarak. Di balik dominasi para juara di meja final, akhir pekan ini menjadi ajang pembuktian besar bagi gelombang peserta yang baru memulai perjalanan mereka di kancah speedcubing resmi.
Kompetisi rubik resmi di bawah naungan World Cube Association ini menarik minat sebanyak 115 peserta dari berbagai penjuru tanah air. Ajang WCA competition ini menggelar 10 cabang perlombaan dengan total 17 babak yang berlangsung ketat sepanjang dua hari penuh. Banyaknya peserta pendatang baru yang mencicipi debut mereka di atas panggung turnamen memberikan nuansa segar, memperlihatkan betapa pesatnya pertumbuhan minat terhadap olahraga asah ketangkasan ini di kawasan ibu kota pada tahun 2023.
Persaingan nomor utama 3x3x3 Cube di Jakarta Masters 2023 berlangsung sengit sejak babak kualifikasi hingga putaran final. Vincent Hartanto Utomo menempel ketat di posisi kedua dengan rata-rata 7.59 detik, sementara Muhammad Faeyza Koda mengamankan podium ketiga lewat catatan rata-rata 7.77 detik. Vincent Hartanto Utomo mencatatkan single 7.23 detik dan rata-rata 7.90 detik pada babak sebelumnya, sementara Muhammad Faeyza Koda sempat membukukan single 6.20 detik dan rata-rata 7.05 detik. Deretan atlet lain seperti Steve Jourdane Saputra, Darren Johan, Nathan Aristotle Fan, Wilson Alvis (陈智胜), dan Thierry Orland Hung (洪蒂威) juga tampil impresif di nomor klasik ini.
Gelar nomor 3x3x3 One-Handed berhasil diamankan oleh Fahmi Aulia Rachman yang tampil memukau dengan catatan rata-rata 10.68 detik dan single 8.38 detik di hadapan 72 peserta. Fahmi Aulia Rachman unggul atas Muhammad Faeyza Koda yang meraih posisi kedua dengan rata-rata 11.38 detik, serta Vincent Hartanto Utomo di tempat ketiga dengan rata-rata 13.79 detik. Kategori bermain satu tangan ini menjadi salah satu nomor paling ramai setelah nomor utama tiga kali tiga.
Koleksi gelar Firstian Fushada (符逢城) di Jakarta Masters 2023 merata di berbagai nomor kubus besar dan sampingan. Ia menjadi yang tercepat di nomor 4x4x4 Cube dengan rata-rata 27.42 detik mengungguli Leon Marcell Alamanda di posisi kedua dengan rata-rata 28.61 detik dan Allan Tabriez Rosyada di posisi ketiga dengan rata-rata 31.44 detik. Di nomor 5x5x5 Cube, Firstian Fushada (符逢城) menang dengan rata-rata 48.69 detik disusul Vincent Hartanto Utomo dengan 49.87 detik dan Leon Marcell Alamanda dengan 51.12 detik. Firstian Fushada (符逢城) juga menguasai 7x7x7 Cube dengan rata-rata 2:14.39, Clock dengan rata-rata 6.96 detik, Megaminx dengan 36.45 detik, Square-1 dengan 7.99 detik, serta 3x3x3 Blindfolded lewat rata-rata 33.53 detik.
Leon Marcell Alamanda menjadi satu-satunya atlet lain yang berhasil mematahkan dominasi gelar Firstian Fushada (符逢城) pada akhir pekan tersebut. Leon Marcell Alamanda merebut gelar juara 6x6x6 Cube berkat catatan rata-rata 1:28.73 dan single 1:21.79, mengalahkan Vincent Hartanto Utomo yang finis kedua dengan catatan 1:46.42 serta Allan Tabriez Rosyada yang menempati peringkat ketiga dengan raihan 1:58.88. Pada nomor 7x7x7 Cube, Nathaniel Kristanto juga sukses mengamankan tempat ketiga di podium dengan torehan waktu rata-rata 2:54.37.
Di luar perebutan podium utama, sejumlah atlet menunjukkan lompatan prestasi yang sangat signifikan di berbagai cabang. Aiden Lukmanjaya turun di 6 cabang dan berhasil memangkas rekor pribadinya di Square-1 menjadi 34.18 detik yang lebih cepat 56.2 persen dari rekor sebelumnya 1:18.05, di samping torehan rekor baru di 4x4x4 Cube sebesar 1:12.32 dan Clock sebesar 36.38 detik. Naufal Hadyan Mahardika turun di 5 cabang dan mempertajam rekor 3x3x3 One-Handed miliknya hingga 40.3 persen menjadi 27.88 detik dari catatan lama 46.69 detik, selain melakukan percobaan resmi pertamanya di nomor Clock dengan waktu 35.71 detik dan 5x5x5 Cube dengan waktu 2:04.16. Martinus Edward Clay Untung yang berlaga di 8 cabang menyelesaikan percobaan resmi pertamanya di Megaminx dengan waktu 2:56.40 serta mempertajam rekor 3x3x3 One-Handed miliknya 27.7 persen menjadi 36.24 detik.
Kemajuan pesat juga ditunjukkan oleh peserta lainnya yang memperluas jangkauan nomor tanding mereka. Damar Krisnandi Ramdan melakoni percobaan pertamanya di 3x3x3 One-Handed dengan waktu 35.53 detik sekaligus memperbaiki rekor pribadinya di 3x3x3 Blindfolded sebesar 20.9 persen menjadi 1:53.54 untuk finis di peringkat ke-8. Humaedi Hafid mencatatkan percobaan resmi pertamanya di 4x4x4 Cube dengan catatan 48.81 detik dan memangkas waktu 3x3x3 Cube miliknya 19.5 persen menjadi 10.39 detik. Sementara itu, Varrell Michael Angelo (洪三賀) menjalani percobaan pertamanya di nomor 3x3x3 One-Handed dengan hasil 51.28 detik dan mempertajam rekor 3x3x3 Cube pribadinya 22.2 persen menjadi 16.42 detik.
Ajang cubing competition Jakarta Masters 2023 berhasil memperlihatkan standar kompetisi tingkat tinggi di Indonesia sekaligus menjadi wadah berkembangnya bakat-bakat baru. Seluruh tiga puluh posisi podium dari sepuluh cabang yang digelar sukses diisi oleh para atlet tuan rumah. Berakhirnya rangkaian pertandingan di Hublife Mall ini menandai babak penting bagi perkembangan olahraga rubik di tanah air, menjadi modal berharga bagi para peserta untuk terus mengasah kemampuan mereka menuju musim kompetisi berikutnya.