SC.app
Competitions

Hari-Hari Horas 5: Simalem Cubetastrophe 2024

Sign in to follow
Results
June 30, 2024Taman Simalem Resort · Karo, North Sumatra, ID11 people4 events

7x7x7 Cube podium

Gold
1:48.37 avg · 1:41.22 single
Silver
2:10.77 avg · 2:06.27 single
Bronze
2:37.36 avg · 2:27.35 single

Photos, videos & posts from Hari-Hari Horas 5: Simalem Cubetastrophe 2024

Competition recap

A written summary of Hari-Hari Horas 5: Simalem Cubetastrophe 2024, generated from the official results on this page.

Firstian Fushada Dominates Hari-Hari Horas 5: Simalem Cubetastrophe 2024English

Eleven competitors stepped up to the tables on June 30, 2024, as the action unfolded at Taman Simalem Resort for Hari-Hari Horas 5: Simalem Cubetastrophe 2024. Staged in Karo, North Sumatra, Indonesia, the single-day gathering brought a focused slate of four events across four quick-fire rounds. Speedcubing enthusiasts followed the tight schedule from the morning starts through the afternoon showdowns, tracking every turn across a compact yet exceptionally competitive lineup.

The morning schedule opened with rapid-fire solving in the 2x2x2 Cube, setting an electric tempo for the day. Firstian Fushada set the benchmark immediately by taking the top step with an average of 2.05 seconds, supported by an event-best single of 1.90. Malaysia took the remaining podium spots in the event, as Ng Jia Quan secured second place with a 2.50 average and Ivan Lew Yi Wen completed the top three with an average of 2.77.

As the schedule progressed toward the classic Rubik's Cube, anticipation peaked for the main event. In the 3x3x3 Cube round, Firstian Fushada proved untouchable once again, delivering a winning average of 7.64 seconds and unleashing a stunning 4.98 single solve that stood as the fastest mark of the tournament. The 3x3 results solidified a commanding performance, leaving Ng Jia Quan in second with a 9.16 average and Singapore's Wong Chong Wen taking third place with 9.42.

Turning to the mechanical dials of Clock, the midday session produced another display of precision from Firstian Fushada. Navigating the unique puzzle format, the Indonesian standout secured his third victory of the day with an average of 4.59 seconds and a sharp single of 4.13. Malaysian solvers followed on the podium, with Lim Hung locking in second place on a 6.80 average and Lim Chun Yik rounding out the podium in third at 8.69.

Beyond the title fights, Hari-Hari Horas 5: Simalem Cubetastrophe 2024 provided meaningful individual milestones for dedicated competitors throughout the field. Bryan Gan Tze Yang tackled all four events on the schedule and earned a seventh-place finish in Clock while lowering his 2x2x2 Cube personal best to 2.78 seconds, an improvement of 3.5 percent over his previous best of 2.88. Wang Junwen took on three separate disciplines during the day, highlighting his run with an eighth-place finish in Clock.

The afternoon concluded with the grueling endurance test of the 7x7x7 Cube, which saw nine competitors push through complex center and edge alignments. Lim Hung delivered a masterclass performance on the big cube, capturing first place with a blistering 1:48.37 average and setting the field's top single at 1:41.22. Firstian Fushada earned the runner-up spot with an average of 2:10.77, while Ivan Lew Yi Wen claimed third on a 2:37.36 average.

The international spread across the podiums highlighted the competitive depth present in North Sumatra, with Malaysian competitors claiming seven podium positions, Indonesian solvers earning four, and Singapore capturing one. As an official WCA competition, the single-day meet proved that a compact gathering of elite solvers can deliver intense head-to-head racing from the opening solve to the final big-cube turn.

With four distinct champions and podiums decided across four disciplines, Hari-Hari Horas 5: Simalem Cubetastrophe 2024 wrapped up as a remarkable display of speed cubing excellence in 2024. Competitors celebrated a day of sharp execution at Taman Simalem Resort before looking ahead to their next cubing competition tests in the region.

Lim Hung dan Firstian Fushada Kuasai Hari-Hari Horas 5: Simalem Cubetastrophe 2024Bahasa Indonesia

Ketahanan luar biasa di nomor kubus besar menjadi sorotan utama ketika Lim Hung (林弘) mencatatkan waktu tunggal 1:41.22 dan rata-rata 1:48.37 untuk memenangkan kategori 7x7x7 Cube. Kemenangan dominan dari delegasi Malaysia tersebut membuka rangkaian aksi memukau di Taman Simalem Resort. Turnamen Hari-Hari Horas 5: Simalem Cubetastrophe 2024 yang diselenggarakan pada 30 Juni 2024 menghadirkan persaingan ketat di antara 11 peserta dari berbagai negara. Ajang speedcubing ini menjadi panggung adu ketangkasan dan konsentrasi tinggi bagi para penggemar kubus rubik.

Perlombaan di Karo, North Sumatra, Indonesia ini menyajikan empat nomor kompetisi dalam total empat babak sepanjang hari perlombaan tahun 2024 tersebut. Menyelesaikan teka-teki berukuran besar seperti kubus 7x7x7 menuntut fokus mendalam serta stamina fisik tangan yang prima di setiap putaran. Lim Hung berhasil mengungguli para pesaingnya dengan konsistensi yang sangat solid di meja pertandingan, menegaskan keunggulannya dalam kategori yang membutuhkan durasi penyelesaian panjang.

Di posisi kedua nomor 7x7x7 Cube, wakil tuan rumah Firstian Fushada (符逢城) menempel dengan raihan rata-rata 2:10.77. Podium ketiga kategori berukuran masif ini direbut oleh Ivan Lew Yi Wen (刘义文) asal Malaysia dengan catatan rata-rata 2:37.36 dari total sembilan peserta yang berpartisipasi. Pertarungan di kategori kubus besar ini memperlihatkan betapa pentingnya manajemen stamina ketika menghadapi ratusan pergerakan mekanis yang rumit di setiap penyelesaian.

Meski harus puas di posisi kedua pada kubus besar, Firstian Fushada (符逢城) tampil sangat gemilang di kategori lainnya pada Hari-Hari Horas 5: Simalem Cubetastrophe 2024. Firstian mengamankan gelar juara di nomor utama 3x3x3 Cube dengan torehan rata-rata 7.64 serta single tercepat 4.98. Dalam kategori paling klasik tersebut, Ng Jia Quan (黄佳铨) dari Malaysia mengamankan peringkat kedua dengan rata-rata 9.16, disusul Wong Chong Wen (黄崇文) asal Singapura di peringkat ketiga dengan 9.42.

Dominasi Firstian Fushada (符逢城) berlanjut ke nomor kubus mini 2x2x2 Cube berkat rata-rata kemenangan 2.05 dan single terbaik 1.90. Posisi kedua di kategori ini kembali ditempati oleh Ng Jia Quan (黄佳铨) yang menorehkan rata-rata 2.50 dan single 2.00, sementara Ivan Lew Yi Wen (刘义文) finis di tempat ketiga dengan rata-rata 2.77 dan single 2.31. Nomor ini diikuti oleh sebelas kompetitor yang seluruhnya berjuang mencatatkan putaran terbaik di babak tunggal.

Firstian Fushada (符逢城) menyempurnakan koleksi gelar juaranya dengan memenangi kategori Clock lewat catatan rata-rata 4.59 dan single 4.13. Di nomor unik tersebut, Lim Hung (林弘) menempati posisi kedua dengan rata-rata 6.80, diikuti oleh Lim Chun Yik (林峻毅) dari Malaysia yang berada di posisi ketiga berkat catatan rata-rata 8.69. Hasil impresif ini mengukuhkan raihan tiga kemenangan kategori sekaligus bagi Firstian di hadapan publik Indonesia.

Di balik persaingan podium utama, terdapat perjuangan gigih dari para peserta yang terus mengasah kemampuan mereka di meja pertandingan resmi. Leow Yi Jun (廖艺畯) turun bertanding di tiga nomor berbeda dan membukukan pencapaian terbaiknya di posisi keenam pada kategori Clock. Sementara itu, Eng Dickson (黄迪胜) menyelesaikan seluruh empat kategori yang dilombakan pada kompetisi ini dengan hasil terbaik berupa raihan posisi kelima di kategori Clock.

Secara keseluruhan, distribusi podium pada ajang Hari-Hari Horas 5: Simalem Cubetastrophe 2024 terbagi ke tiga negara berbeda, di mana Malaysia mengumpulkan tujuh posisi podium, Indonesia meraih empat posisi podium, dan Singapura membawa pulang satu posisi podium. Keberhasilan kompetisi resmi WCA competition di Karo, North Sumatra, Indonesia ini menjadi bukti nyata tingginya antusiasme komunitas terhadap gelaran cubing competition berkualitas.

Pertemuan penuh tensi di Taman Simalem Resort ini meninggalkan catatan teknis yang sangat berkesan bagi para peserta maupun pemerhati olahraga ketangkasan ini. Dari kecepatan tangan di nomor-nomor berdurasi pendek hingga daya tahan luar biasa pada kubus 7x7x7, Hari-Hari Horas 5: Simalem Cubetastrophe 2024 telah menuntaskan seluruh agendanya dengan sukses, menyajikan standar kompetisi yang ketat dan menjadi acuan berharga menyongsong musim perlombaan berikutnya.