Hari-Hari Horas 5: Horas FMC Samosir 2024
Sign in to follow3x3x3 Fewest Moves podium
Winners
All resultsPhotos, videos & posts from Hari-Hari Horas 5: Horas FMC Samosir 2024
Competition recap
A written summary of Hari-Hari Horas 5: Horas FMC Samosir 2024, generated from the official results on this page.
Mastery and Precision Tested in Samosir Across High Stakes Mean of Three ContestsEnglish
Twenty-one moves per attempt stood as the winning standard on June 30, 2024, illustrating the razor-thin margins that define mean-of-3 solving formats. At Hari-Hari Horas 5: Horas FMC Samosir 2024, held at the Horas Family House in Samosir, North Sumatra, Indonesia, competitors faced a challenging schedule where every single turn carried immense weight. Across both 3x3x3 Fewest Moves and the massive 6x6x6 Cube, the format offered no dropped solves or safety nets, demanding absolute consistency from the very first rotation to the final lockup.
Unlike traditional average-of-five rounds where a competitor can discard their worst performance, mean-of-3 disciplines severely punish a single lapse in focus. A solitary misturn or an uncompleted solve immediately leads to a Did Not Finish result on the overall scorecard, erasing any prior success. The assembled contingent in Samosir navigated this unforgiving environment across two demanding disciplines, proving their stamina and technical control in an intense single-day cubing competition.
Singapore solver Wong Chong Wen delivered a clinic in efficiency during the 3x3x3 Fewest Moves event, capturing first place with a stunning 21.00 mean. Wong Chong Wen opened the discipline with a single solve of just 20 moves, the best individual effort of the entire tournament, before backing it up across the remaining attempts to seal the title. His performance established the benchmark for the discipline and held off a determined chasing pack of international competitors looking to unseat him.
Malaysia occupied the remaining podium steps in the Fewest Moves discipline through disciplined, calculated turn counts. Lim Chun Yik secured the silver medal with a strong 26.00 mean, bolstered by a best single of 22 moves. Right behind him, compatriot Ng Jia Quan claimed third place with a 26.33 mean and an individual low solve of 24 moves. The demanding nature of this Rubik's Cube variant was on full display throughout the field, where several seasoned solvers unfortunately suffered incomplete averages despite securing sub-30 singles.
In the hardware-intensive 6x6x6 Cube, Lim Hung of Malaysia produced a commanding display of speedcubing prowess to top the standings. Facing ten contenders, Lim Hung posted a winning mean of 1:21.97, highlighted by a blistering best single time of 1:14.55. The rapid turning on the big cube demanded both mechanical precision and rapid spatial recognition, proving that speed cubing at the highest levels requires flawless execution across all six layers without encountering hardware catches.
The 6x6x6 podium was rounded out by competitors who demonstrated remarkable control across the three consecutive solves. Firstian Fushada of Indonesia delivered an impressive performance on home soil to take second place with a 1:27.26 mean, delivering reliable consistency throughout the round. Malaysia solver Ivan Lew Yi Wen captured the bronze medal by recording a 1:50.67 mean, successfully navigating the physical demands of big-cube solving to lock down a top-three finish for the traveling delegation.
Beyond the podium battles, the gathering offered meaningful milestones for seasoned competitors working through the rigorous schedule. Bryan Gan Tze Yang took on two events during the weekend, navigating the tactical demands of 3x3x3 Fewest Moves to claim a best finish of 7th place while recording a single solve of 29 moves. Meanwhile, Wang Junwen entered the Fewest Moves discipline and earned a 9th-place finish, putting together a single effort of 44 moves as both solvers added another hard-fought chapter to their extensive tournament journeys.
With eleven total competitors representing three nations, Hari-Hari Horas 5: Horas FMC Samosir 2024 delivered high drama across its two specialized rounds. Malaysia led the overall medal haul with four total podium placements, while Singapore and Indonesia each earned one. The focused gathering demonstrated the mental toughness required in disciplines where perfection is required on every attempt, providing a memorable showcase of analytical and mechanical talent that sets a strong foundation heading into the next competitive season.
Dominasi Kontingen Malaysia di Ajang Hari-Hari Horas 5: Horas FMC Samosir 2024Bahasa Indonesia
Sebanyak 11 peserta berkumpul di Horas Family House untuk memperebutkan gelar dalam kompetisi kubus bergengsi di kawasan Danau Toba. Turnamen yang berlangsung pada 30 Juni 2024 tersebut menyajikan persaingan ketat dalam dua cabang spesialisasi tingkat tinggi. Kontingen asal Malaysia tampil sangat dominan sepanjang jalannya kejuaraan resmi World Cube Association ini dengan mengamankan total empat posisi podium dari total enam tempat yang diperebutkan di seluruh nomor pertandingan.
Ajang bertajuk Hari-Hari Horas 5: Horas FMC Samosir 2024 ini menjadi panggung unjuk gigi bagi para delegasi internasional yang hadir di Samosir, North Sumatra, Indonesia. Dengan format kompetisi yang terfokus pada efisiensi langkah dan penyelesaian kubus besar, seluruh peserta berusaha mengerahkan kemampuan terbaik mereka dalam satu babak penentuan langsung tanpa babak penyisihan tambahan.
Pada nomor 6x6x6 Cube, Lim Hung (林弘) asal Malaysia keluar sebagai juara utama setelah mencatatkan rata-rata waktu terbaik 1:21.97. Lim Hung juga berhasil membukukan catatan single tercepat di nomor ini dengan torehan waktu 1:14.55. Penampilan stabil dan presisi tinggi dari Lim Hung membawanya unggul atas sembilan peserta lainnya yang bersaing dalam babak tunggal nomor teka-teki berukuran besar tersebut.
Persaingan podium pada kategori 6x6x6 Cube di Hari-Hari Horas 5: Horas FMC Samosir 2024 dilengkapi oleh wakil tuan rumah dan Malaysia. Firstian Fushada (符逢城) dari Indonesia berhasil merebut posisi kedua dengan rata-rata catatan waktu 1:27.26. Sementara itu, Ivan Lew Yi Wen (刘义文) dari Malaysia mengamankan podium ketiga dengan rata-rata 1:50.67, memastikan dua bendera Malaysia berkibar di jajaran tiga besar cabang kubus enam lapis ini.
Nomor 3x3x3 Fewest Moves menyajikan dinamika persaingan yang tidak kalah menarik dengan kehadiran sembilan peserta yang membedah variasi acakan rubik. Wong Chong Wen (黄崇文) asal Singapura tampil luar biasa dan merebut posisi puncak dengan rata-rata 21.00 langkah serta torehan single terbaik 20 langkah. Prestasi ini menempatkan Wong Chong Wen di tangga juara tertinggi kompetisi rubik kategori penyelesaian langkah tersedikit tersebut.
Kendati juara pertama diraih oleh wakil Singapura, Malaysia kembali menunjukkan kedalaman tim yang solid di nomor 3x3x3 Fewest Moves. Lim Chun Yik (林峻毅) menyabet peringkat kedua dengan torehan rata-rata 26.00 dan single terbaik 22 langkah. Tepat di belakangnya, Ng Jia Quan (黄佳铨) menyusul di peringkat ketiga dengan rata-rata 26.33 langkah serta single 24 langkah untuk menyempurnakan dominasi perolehan podium delegasi Negeri Jiran.
Di balik gemerlap persaingan podium utama, terdapat perjuangan gigih dari para peserta berpengalaman yang terus berkompetisi di arena speedcubing. Eng Dickson (黄迪胜) dari Malaysia, yang telah mencatatkan 107 kompetisi sepanjang kariernya, berhasil menyelesaikan dua nomor perlombaan dengan capaian finis terbaik di peringkat kelima pada 3x3x3 Fewest Moves lewat single 34 langkah. Rekan senegaranya, Leow Yi Jun (廖艺畯), yang tampil di turnamen ke-95 sepanjang kariernya, juga menuntaskan dua nomor lomba dengan finis terbaik di posisi kedelapan pada nomor 3x3x3 Fewest Moves melalui single 36 langkah.
Secara keseluruhan, gelaran Hari-Hari Horas 5: Horas FMC Samosir 2024 menghadirkan bukti tingginya kualitas kompetisi di Pulau Samosir pada tahun 2024 ini. Dari enam medali podium yang tersedia, Malaysia memborong empat podium, sementara Singapura dan Indonesia masing-masing membawa pulang satu podium. Perhelatan satu hari yang padat ini ditutup dengan catatan prestasi membanggakan bagi seluruh peserta yang telah menuntaskan seluruh tantangan teka-teki mekanik tersebut.
Keberhasilan penyelenggaraan Hari-Hari Horas 5: Horas FMC Samosir 2024 menambah catatan positif bagi perkembangan cabang teka-teki langkah terpendek dan kubus besar di kawasan Asia Tenggara. Para delegasi dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura telah menunjukkan kemampuan teknis yang luar biasa sepanjang kompetisi resmi ini. Hasil lengkap yang dicatatkan di Horas Family House ini menjadi modal berharga bagi para atlet speedcubing untuk menyongsong rangkaian kejuaraan berikutnya di masa mendatang.