SC.app
Competitions

Gajah Mada Speedcubing 2024

Sign in to follow
Results
May 25, 2024 – May 26, 2024Gajah Mada Plaza · Jakarta, ID113 people14 events

3x3x3 Cube podium

Gold
6.48 avg · 5.84 single
Silver
7.34 avg · 6.61 single
Bronze
8.06 avg · 6.77 single

Photos, videos & posts from Gajah Mada Speedcubing 2024

Competition recap

A written summary of Gajah Mada Speedcubing 2024, generated from the official results on this page.

Consistency Triumphs Across Fourteen Events at Gajah Mada Speedcubing 2024English

The lively halls of Gajah Mada Plaza hummed with the steady clatter of turning plastic as timers clicked on and off across two full days of action. In Jakarta, Indonesia, competitors and spectators gathered over May 25 and May 26 to see raw technical control tested across multiple rounds. While explosive individual turns always catch the eye, this WCA competition proved that composure over five-solve averages is what truly separates champions from the pack on the grand stage in 2024.

A total of 113 competitors converged to test their skills across 14 distinct disciplines, resulting in 17 packed rounds of tournament play. The classic 3x3x3 Cube drew the largest crowd with 110 competitors battling through three grueling stages. When the dust settled on the final 3x3 results, Muhammad Faeyza Koda secured victory by leaning into rock-solid pacing, taking the title with a winning average of 6.48 seconds against a best single of 5.84. Fahmi Aulia Rachman took second place with a 7.34 average, while Leon Marcell Alamanda claimed third on an 8.06 mark.

Muhammad Faeyza Koda continued to showcase his remarkable balance between speed and precision in the 2x2x2 Cube event. Facing a field of 90 competitors across two rounds, he delivered an unmatched winning average of 1.88 seconds, alongside a scorching best single of 0.85 seconds. He also captured the top spot in Megaminx, navigating the complex twelve-faced puzzle to win with an average of 47.98 seconds, leading runner-up Khairur Rachim at 51.04 seconds and third-place finisher Leon Marcell Alamanda at 54.09 seconds.

The weekend evolved into an extraordinary showcase of endurance and versatility for Leon Marcell Alamanda, who secured first place across seven separate categories. In the big cubes, Alamanda dominated by taking the 4x4x4 Cube with a 24.38 average ahead of Vincent Hartanto Utomo at 27.93, and the 5x5x5 Cube with a 48.86 average. He extended his winning run into the largest puzzles, posting a 1:32.88 average in 6x6x6 Cube and a 2:17.45 average in 7x7x7 Cube, ahead of Utomo in both finals.

Beyond the standard big cubes, Alamanda proved his dexterity across varied mechanics and formats. In 3x3x3 One-Handed, he topped the 45-person field with a 10.94 average, complemented by a 9.71 single solve. He followed that up with a win in Clock, recording a 5.21 average to finish clear of Gerson Natanael at 8.42 and Hiroshi Yumeda at 8.59. Alamanda wrapped up his exceptional multi-discipline campaign by capturing Square-1, securing victory with an 11.70 average and an 8.96 single.

Away from the top of the podiums, the cubing competition showcased tremendous breakthroughs and sheer ambition from competitors across the roster. Joel Sandiago put together massive personal milestones, taking 5th in Clock with a 6.95 mark that was 61.3 percent faster than his prior best of 17.98, cutting his Skewb time by 34.1 percent to 6.97, and recording a first ever attempt at 3x3x3 One-Handed in 21.57 seconds. Muhammad Hanif Hamdi made huge strides by taking 19th in 4x4x4 Cube with a debut 44.13, improving his 3x3x3 One-Handed mark to 16.64 by dropping 55.2 percent from 37.18, and completing his first 2x2x2 Cube solve at 4.78.

The pursuit of personal growth through speedcubing remained evident as more competitors took on unfamiliar puzzles. Zein Yahya entered 9 events, securing 9th place in Pyraminx, cutting his Skewb best to 4.40 seconds from 7.93 for a 44.5 percent improvement, and logging first ever attempts in Square-1 at 1:40.48 and Megaminx at 3:32.10. Khalifa Putra Veinardi tackled 12 events, taking 14th in Pyraminx while logging first-ever official marks in 6x6x6 Cube at 4:03.06, Square-1 at 46.84, and 7x7x7 Cube at 6:51.68. Wilson Leandro Susanto entered 5 events, earning 17th in Pyraminx and debuting in Clock at 18.90, 4x4x4 Cube at 1:01.27, and 2x2x2 Cube at 3.49. Mateus Vincent Wijaya placed 26th in 4x4x4 Cube with a debut of 56.00, while also posting first-ever official attempts in 3x3x3 One-Handed at 28.80 and 2x2x2 Cube at 5.60.

Specialist categories added further drama across the schedule. Vincent Hartanto Utomo topped 45 solvers in Pyraminx, finishing with a 3.44 average, while Zaky Kurnia Falah took first place in Skewb with a 3.74 average. The blindfolded disciplines demanded immense focus, where Phillip Maxwell earned the 3x3x3 Blindfolded crown with a single solve of 16.39 seconds, ahead of Fahmi Aulia Rachman at 21.29 and Leonardo Pranadyar at 31.17. In 3x3x3 Multi-Blind, Roikhan Azhari prevailed with 8 successfully solved cubes out of 10 attempts in 50:55.

Across every bracket of the Rubik's Cube family, the Indonesian contingent swept all 42 podium spots throughout the gathering. As the tournament drew to a close, Gajah Mada Speedcubing 2024 stood as a testament to the power of measured, repeatable performance over short-lived bursts of luck. The depth of speed cubing talent on display set a high benchmark as competitors prepare for the challenges of the upcoming season.

Persaingan Ketat dan Dominasi Penuh di Gajah Mada Speedcubing 2024Bahasa Indonesia

Suasana riuh memenuhi area Gajah Mada Plaza saat ratusan peserta berkumpul di meja pertandingan. Bunyi putaran kubus rubik yang beradu cepat saling bersahutan tanpa henti sepanjang akhir pekan. Para peserta bergantian melangkah ke meja utama, mengamati acakan pola dengan cermat sebelum timer mulai berhitung cepat. Selama dua hari penuh, turnamen ini menjadi ajang unjuk kecepatan tangan dan fokus konsentrasi para penggiat kubus dari berbagai daerah.

Persaingan paling mendebarkan terjadi di kategori Megaminx, di mana perbedaan waktu yang sangat tipis menentukan gelar juara. Muhammad Faeyza Koda berhasil keluar sebagai pemenang dengan catatan rata-rata 47.98 detik, hanya unggul tipis dari Khairur Rachim yang mencatatkan rata-rata 51.04 detik di posisi kedua. Tempat ketiga direbut oleh Leon Marcell Alamanda yang menempel ketat di belakangnya dengan rata-rata 54.09 detik. Perebutan podium tiga besar ini berlangsung sangat sengit hingga putaran terakhir di Gajah Mada Speedcubing 2024.

Muhammad Faeyza Koda kembali menunjukkan performa gemilang di cabang utama 3x3x3 Cube yang diikuti oleh 110 peserta dalam tiga babak kompetisi. Faeyza meraih kemenangan mutlak dengan rata-rata 6.48 detik serta torehan single terbaik 5.84 detik. Fahmi Aulia Rachman menempati urutan kedua dengan catatan rata-rata 7.34 detik, disusul oleh Leon Marcell Alamanda yang berada di peringkat ketiga berkat rata-rata 8.06 detik.

Keberhasilan Faeyza berlanjut pada kategori 2x2x2 Cube setelah menyelesaikan dua babak penuh tantangan dengan torehan rata-rata juara 1.88 detik dan single 0.85 detik di antara 90 peserta. Selain itu, cabang 3x3x3 Blindfolded menampilkan keahlian hafalan luar biasa yang dimenangkan oleh Phillip Maxwell lewat catatan waktu single 16.39 detik, mengungguli Fahmi Aulia Rachman yang finis dengan 21.29 detik serta Leonardo Pranadyar di posisi ketiga dengan 31.17 detik. Di nomor 3x3x3 Multi-Blind, Roikhan Azhari menjadi yang terbaik dengan keberhasilan menyelesaikan 8 dari 10 kubus dalam durasi 50 menit 55 detik.

Bintang utama akhir pekan ini adalah Leon Marcell Alamanda yang mencatatkan rentetan kemenangan luar biasa di berbagai puzzle besar dan cabang khusus. Leon menyapu bersih gelar juara pada kategori 3x3x3 One-Handed dengan rata-rata 10.94 detik, 4x4x4 Cube dengan rata-rata 24.38 detik, serta 5x5x5 Cube lewat catatan rata-rata 48.86 detik. Dominasinya semakin terbukti saat memenangi 6x6x6 Cube dengan catatan 1:32.88, 7x7x7 Cube dengan rata-rata 2:17.45, Square-1 dengan waktu 11.70 detik, dan Clock dengan rata-rata 5.21 detik.

Di balik deretan nama peraih gelar utama, lembar hasil pertandingan menyimpan berbagai kisah kemajuan luar biasa dari para peserta. Juan Fausta Pringadi membukukan peningkatan impresif di nomor Square-1 dengan catatan rekor pribadi 10.98 detik, melesat 61.7 persen lebih cepat dari catatan terbaik sebelumnya 28.70 detik, sekaligus menembus posisi ke-4. Floyd Lim juga mencatat lonjakan performa yang tajam di cabang 3x3x3 Cube dengan meraih rekor pribadi 15.68 detik, meningkat 57.8 persen dibanding waktu lamanya 37.20 detik, selain menjalani penampilan perdananya di 2x2x2 Cube dengan waktu 6.70 detik. Sementara itu, Faisal Bahri berhasil memangkas rekor pribadi Square-1 miliknya menjadi 14.40 detik, yakni 54.5 persen lebih cepat dari 31.68 detik, sambil mencoba cabang 4x4x4 Cube untuk pertama kalinya dengan hasil 1:07.70 serta finis di posisi ke-5 pada Square-1.

Kemajuan individu juga ditunjukkan oleh Rasul Poetra Takafuji (髙藤ラシュールポエトラ) yang mempertajam rekor pribadi 3x3x3 Cube menjadi 20.44 detik, 37.4 persen lebih cepat dari rekor sebelumnya 32.66 detik, serta melakukan percobaan pertamanya di 4x4x4 Cube dengan waktu 1:48.12. El Shaka Kasabian Aryasa tampil aktif dalam 8 kategori berbeda, memecahkan rekor pribadi 3x3x3 Cube menjadi 14.29 detik dari waktu lama 20.75 detik, sekaligus menyelesaikan percobaan perdananya di Megaminx dalam waktu 3:50.50. Jeselyn Tania juga menambah ragam partisipasinya dengan melakoni nomor 3x3x3 One-Handed untuk kali pertama bermodal waktu 36.13 detik, menjajal Pyraminx perdananya di angka 7.59 detik, dan mencetak rekor pribadi 3x3x3 Cube 15.37 detik yang 25.8 persen lebih tajam dari 20.72 detik.

Cabang lainnya turut melengkapi semarak perlombaan di Jakarta, Indonesia pada 25 hingga 26 Mei 2024 ini. Vincent Hartanto Utomo sukses merebut podium tertinggi di kategori Pyraminx dengan raihan rata-rata 3.44 detik di antara 45 peserta. Pada nomor Skewb, Zaky Kurnia Falah membuktikan ketangkasannya dengan mengamankan peringkat pertama melalui catatan rata-rata 3.74 detik setelah mengungguli 38 peserta lainnya di Gajah Mada Speedcubing 2024.

Dengan total 113 peserta yang bersaing dalam 14 kategori dan 17 babak kompetisi WCA competition resmi ini, antusiasme komunitas speedcubing di tanah air terus menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Keberhasilan para atlet merebut gelar juara serta pencapaian rekor-rekor pribadi baru membuktikan standar persaingan yang semakin meningkat di setiap kubus rubik yang dimainkan. Ajang bergengsi Gajah Mada Speedcubing 2024 resmi berakhir dengan menghadirkan deretan aksi cepat yang memukau dan menjadi tolok ukur kesiapan para peserta menyongsong kejuaraan berikutnya.