Cupika Jakarta Summer 2026
Sign in to follow3x3x3 Cube podium
Winners
All results- 3x3x3 CubeMuhammad Faeyza Koda5.90
- 2x2x2 CubeLeon Marcell Alamanda1.88
- 4x4x4 CubeLeon Marcell Alamanda23.75
- 5x5x5 CubeLeon Marcell Alamanda44.72
- 6x6x6 CubeLeon Marcell Alamanda1:18.22
- 7x7x7 CubeLeon Marcell Alamanda1:56.65
- 3x3x3 One-HandedLeon Marcell Alamanda12.93
- ClockAbraham Joachim Hadiwijaya4.38
- SkewbLeon Marcell Alamanda3.18
- Square-1Muhammad Adib8.95
Photos, videos & posts from Cupika Jakarta Summer 2026
Competition recap
A written summary of Cupika Jakarta Summer 2026, generated from the official results on this page.
Historic Solves Light Up Mangga Dua Square at Cupika Jakarta Summer 2026English
167 competitors stepped onto the tournament floor as Mangga Dua Square hosted two full days of high-intensity action over July 11 to July 12. The bustling venue provided an energetic backdrop for Cupika Jakarta Summer 2026, where twenty-two rounds across ten different events tested the absolute limits of every solver. Spectators and participants filled the competition hall in Jakarta, Indonesia, creating a focused arena where timers started and stopped non-stop from the opening phase to the final podium presentations.
The 3x3x3 Cube contest stood at the center of the weekend, drawing 159 competitors through three rigorous rounds of speedcubing. Muhammad Faeyza Koda captured the main title in dramatic fashion, setting a national record average of 5.90 seconds and posting a blistering best single of 5.34. William Arthur Wiranda followed in second place with an average of 7.43 seconds, while Leon Marcell Alamanda took third with 7.46 seconds. The rapid 3x3 results underlined the exceptional skill level present at the top of the Indonesian standings in 2026.
Leon Marcell Alamanda orchestrated one of the most comprehensive tournament performances seen at any WCA competition this year. He collected victories across seven separate events, proving his versatility on every size of classic Rubik's Cube and specialty puzzle. In the 2x2x2 Cube final, Alamanda took first place with a 1.88 average ahead of Phillip Maxwell at 2.07 and Kingston Dylan Karianto at 2.12. He also secured the 3x3x3 One-Handed gold with a 12.93 average, besting Darren Johan at 13.33 and Abraham Joachim Hadiwijaya at 13.99, while adding the Skewb victory with a 3.18 mark.
Alamanda extended his dominance across the large cube disciplines, rewriting national record books throughout the weekend. In the 4x4x4 Cube, he won with a 23.75 average, outlasting Thailand competitor Asia Konvittayayotin at 27.47 and Muhammad Faeyza Koda at 28.02. In the 5x5x5 Cube, Alamanda captured first with a 44.72 final average after setting both a national record single of 38.45 and a national record average of 41.88. Asia Konvittayayotin finished second at 48.72 and Mylo Rafael Kristianto claimed third at 55.49.
The big cube masterclasses continued in the 6x6x6 Cube and 7x7x7 Cube events at Cupika Jakarta Summer 2026. Alamanda won the 6x6x6 Cube with a 1:18.22 winning average while establishing a national record average of 1:17.85 during the event. Asia Konvittayayotin earned second with 1:31.34 and Nathaniel Kristanto took third with 1:40.03. In the 7x7x7 Cube, Alamanda set a national record average of 1:56.65 to finish first, leading Asia Konvittayayotin at 2:12.13 and Nathaniel Kristanto at 2:23.17 to conclude an extraordinary personal sweep.
Away from the top of the podium, several solvers achieved major milestones across the competition schedule. Kirana Syadni Janeira Andika completed three events, logging a first ever attempt at 4x4x4 Cube with 2:29.85 while securing major personal records, dropping her 2x2x2 Cube mark by 67.2 percent to 5.86 and cutting her 3x3x3 Cube time by 50.9 percent to 19.89. Arkana Jordi Takaya tackled four events, registering an eleventh-place 11.04 personal best in 3x3x3 Cube that improved his previous best by 33.2 percent, alongside his first ever attempts in Skewb at 5.68 to finish 16th and 3x3x3 One-Handed at 29.51. Kyle Lorenz Tan took on four events, earning a 30.5 percent improvement in 2x2x2 Cube down to 5.07, while delivering first attempts in 4x4x4 Cube at 1:58.93 and 5x5x5 Cube at 4:49.82.
The spirit of trying new puzzles carried across the hall as other competitors expanded their event repertoires. Allwyn Finly entered five events, recording his first official attempts in 3x3x3 One-Handed with 46.48, 4x4x4 Cube with 55.06, and 5x5x5 Cube with 2:11.56. Nolan Ottesyaf also contested five events, producing first attempts in Skewb with 6.78, 2x2x2 Cube with 3.74, and 3x3x3 One-Handed with 31.22, while earning a 23rd-place finish in Square-1. Pranaya Zadya entered seven events, securing 14th place in Square-1 with a first attempt of 21.80, alongside first attempts in 4x4x4 Cube at 1:30.74 and Skewb at 13.08.
Specialty categories added further variety to the busy weekend program. Abraham Joachim Hadiwijaya won Clock with a sharp 4.38 average and a 4.09 single, finishing ahead of Gabriel Aiden Michael at 5.69 and Leon Marcell Alamanda at 5.77. In the single-round Square-1 event, Muhammad Adib claimed victory with an 8.95 average and a 7.96 best single among a field of 25 competitors.
Across the entire cubing competition, Indonesian competitors claimed 26 podium spots while Thailand entrants took four. The smooth running of Cupika Jakarta Summer 2026 gave speed cubing fans in Jakarta a memorable showcase of national records and individual breakthroughs. As the equipment was packed away at Mangga Dua Square, the two days of competition stood as a testament to the thriving solving community across the region.
Persaingan Ketat dan Rekor Nasional Warnai Panggung Mangga Dua SquareBahasa Indonesia
Area Mangga Dua Square di Jakarta, Indonesia, dipenuhi ketegangan dan konsentrasi tinggi saat para peserta duduk menghadap meja tanding. Di hadapan puzzle mekanik yang menantang, setiap pergerakan tangan dan keheningan fokus menjadi penentu. Ajang speedcubing selalu menuntut daya ingat spasial yang luar biasa serta ketenangan batin, di mana setiap detik persiapan sebelum menyelesaikan kubus tanpa melihat atau di bawah tekanan waktu menjadi pembeda antara kemenangan dan kegagalan sepanjang 11 hingga 12 Juli 2026.
Ajang bertajuk Cupika Jakarta Summer 2026 ini menghadirkan kompetisi resmi yang mempertemukan sebanyak 167 peserta dari berbagai daerah. Sepanjang dua hari penyelenggaraan, sebanyak 10 kategori lomba dan 22 babak tanding bergulir secara intensif. Kompetisi Rubik ini menjadi panggung adu ketangkasan tingkat tinggi bagi para atlet kubus cepat yang telah mempersiapkan diri dengan latihan intensif demi mencatatkan waktu terbaik mereka di bawah naungan World Cube Association.
Panggung utama kategori 3x3x3 Cube menjadi sorotan terbesar dengan partisipasi 159 peserta melalui tiga babak eliminasi. Muhammad Faeyza Koda tampil dominan dan sukses meraih gelar juara pertama setelah mencatatkan rata-rata 5.90 detik, yang sekaligus memecahkan rekor nasional Indonesia. Pada partai puncak tersebut, William Arthur Wiranda menempati posisi kedua dengan rata-rata 7.43 detik, disusul Leon Marcell Alamanda di peringkat ketiga dengan rata-rata 7.46 detik.
Leon Marcell Alamanda menampilkan performa luar biasa sepanjang akhir pekan dengan mengamankan sejumlah gelar juara dan rekor nasional baru. Pada kategori 5x5x5 Cube, Leon memecahkan rekor nasional single dengan catatan 38.45 detik dan rekor nasional rata-rata 41.88 detik, sebelum akhirnya menang di final dengan rata-rata 44.72 detik di depan Asia Konvittayayotin dari Thailand yang mencatat 48.72 detik serta Mylo Rafael Kristianto dengan 55.49 detik. Leon juga mencetak rekor nasional rata-rata 1:17.85 di 6x6x6 Cube dan memenangi finalnya dengan rata-rata 1:18.22, unggul atas Asia Konvittayayotin dan Nathaniel Kristanto.
Dominasi Leon berlanjut di kategori kubus besar lainnya, yaitu 7x7x7 Cube, di mana ia mencatatkan rekor nasional rata-rata 1:56.65 untuk merebut podium tertinggi, mengungguli Asia Konvittayayotin dan Nathaniel Kristanto. Selain itu, Leon juga menyapu bersih kemenangan di kategori 2x2x2 Cube dengan rata-rata 1.88 detik mengungguli Phillip Maxwell dan Kingston Dylan Karianto, kategori 4x4x4 Cube dengan rata-rata 23.75 detik di atas Asia Konvittayayotin dan Muhammad Faeyza Koda, kategori 3x3x3 One-Handed dengan rata-rata 12.93 detik di atas Darren Johan dan Abraham Joachim Hadiwijaya, serta kategori Skewb dengan catatan rata-rata 3.18 detik.
Di luar perebutan podium teratas, panggung kejuaraan ini juga menjadi saksi perjuangan impresif dari sejumlah peserta yang menunjukkan lompatan performa luar biasa. Zean Emike Alifia Nursilo tampil memukau di kategori Clock dengan memangkas catatan terbaik pribadinya menjadi 7.66 detik dari sebelumnya 18.44 detik atau 58.5 persen lebih cepat, serta mencatatkan debut perdananya di 4x4x4 Cube dengan waktu 49.54 detik. Syota Satria Yabuki menyelesaikan enam kategori berbeda, menorehkan rekor personal 4x4x4 Cube sebesar 38.53 detik yang 18.2 persen lebih cepat, di samping menjalani percobaan pertamanya di 6x6x6 Cube dengan 3:34.25 dan 7x7x7 Cube dengan 5:31.16. Bisma Gadhing Diwangkara juga tampil tajam dengan mempertajam rekor 4x4x4 Cube miliknya sebesar 37.3 persen menjadi 1:13.80, memperbaiki rekor Skewb 29.2 persen menjadi 7.32 detik, dan melakoni debut 5x5x5 Cube dengan waktu 2:49.89.
Cerita perkembangan serupa juga ditorehkan oleh peserta lainnya di meja pertandingan. Raynar Kalandra Haqi mempertajam rekor personal 4x4x4 Cube miliknya hingga 36.6 persen menjadi 39.79 detik, memperbaiki rekor 6x6x6 Cube 30.4 persen menjadi 3:37.09, serta mencatatkan penyelesaian pertamanya di 3x3x3 One-Handed dengan 1:01.90. Noel Layrd Hartanto turun di tujuh nomor perlombaan, mencatatkan waktu 10.09 detik pada percobaan pertamanya di Skewb, sekaligus memangkas catatan Clock sebesar 27.7 persen menjadi 17.80 detik dan 5x5x5 Cube sebesar 21.6 persen menjadi 2:53.93. Reyhans Yang juga membuat lompatan berarti dengan memangkas waktu 3x3x3 Cube menjadi 9.13 detik yang 27.4 persen lebih cepat, mempertajam rekor 4x4x4 Cube menjadi 51.14 detik, serta sukses menyelesaikan debut 3x3x3 One-Handed dengan waktu 30.34 detik.
Pada nomor lainnya, kategori Clock dimenangi oleh Abraham Joachim Hadiwijaya yang membukukan rata-rata 4.38 detik, mengungguli Gabriel Aiden Michael yang mencatat 5.69 detik dan Leon Marcell Alamanda dengan 5.77 detik. Sementara itu, nomor Square-1 diselesaikan dalam satu putaran penuh dan dimenangkan oleh Muhammad Adib dengan torehan rata-rata 8.95 detik.
Secara keseluruhan, perolehan medali pada WCA competition ini didominasi oleh para wakil tuan rumah dengan 26 raihan podium untuk Indonesia dan 4 podium untuk Thailand. Penyelenggaraan Cupika Jakarta Summer 2026 di Mangga Dua Square membuktikan dinamika dan standar kompetitif cubing competition di tanah air yang semakin berkembang pesat menyongsong rangkaian kejuaraan berikutnya.