Balam Cubes Bekasi Comeback 2026
Sign in to follow3x3x3 Cube podium
Winners
All results- 3x3x3 CubeSeung Hyuk Nahm (남승혁)5.90
- 2x2x2 CubeKingston Dylan Karianto2.09
- 4x4x4 CubeSeung Hyuk Nahm (남승혁)22.43
- 5x5x5 CubeSeung Hyuk Nahm (남승혁)39.00
- 6x6x6 CubeLim Hung (林弘)1:07.84
- 7x7x7 CubeSeung Hyuk Nahm (남승혁)1:42.79
- ClockLeon Marcell Alamanda5.08
- PyraminxMark Louis Tan (陈小龙)2.58
- SkewbLeon Marcell Alamanda3.62
Photos, videos & posts from Balam Cubes Bekasi Comeback 2026
Competition recap
A written summary of Balam Cubes Bekasi Comeback 2026, generated from the official results on this page.
Sprint Solvers Spark Thrills at Balam Cubes Bekasi Comeback 2026English
Inside Mega Bekasi Hypermall, the steady clatter of turning plastic resonated across the competition floor as competitors took their stations. Stopwatches flashed and hands flew into motion throughout the weekend of September 26 to September 27, 2026. The bustling venue in Bekasi, West Java, Indonesia provided a vibrant stage where competitors from multiple countries gathered to test their speed, precision, and focus across a variety of twisty puzzle events.
The fastest showdowns of the weekend delivered electric moments in the short sprint categories. In the 3x3x3 Cube event, Seung Hyuk Nahm of the Republic of Korea set the benchmark with an outstanding winning mark of 5.90 seconds, securing top honours in the classic Rubik's Cube category. Indonesia's Leon Marcell Alamanda pushed hard to take second place with a time of 6.84 seconds, while Ping-Yueh Huang representing Chinese Taipei rounded out the podium in third with 7.26 seconds. The 3x3 results highlighted the razor-thin margins separating the podium contenders.
The high-tempo 2x2x2 Cube contest was equally intense, delivering lightning-fast finishes on the timing mats. Kingston Dylan Karianto of Indonesia captured the top step of the podium with a winning result of 2.09 seconds, maintaining absolute control through rapid turns. Seung Hyuk Nahm claimed the second position with a mark of 2.27 seconds, followed closely by Indonesia's Muhammad Aldrian Altansyah in third place with a time of 2.53 seconds. The dynamic short-format solves kept the competitive tempo at a peak.
Beyond the speed events, Seung Hyuk Nahm continued a dominant run across the mid-sized and big cube disciplines at Balam Cubes Bekasi Comeback 2026. In the 4x4x4 Cube, Nahm took first place in 22.43 seconds, ahead of Leon Marcell Alamanda at 26.05 seconds and Malaysia's Lim Hung at 26.43 seconds. In 5x5x5 Cube, Nahm claimed victory with a 39.00 second mark, setting a Republic of Korea national record average of 36.31 seconds during the competition, while Lim Hung took second in 41.59 seconds and Alamanda took third in 42.20 seconds.
The big cube battles featured remarkable national records for both Korean and Indonesian competitors. Lim Hung triumphed in the 6x6x6 Cube with a winning time of 1:07.84, besting Nahm at 1:09.72 and Alamanda at 1:24.07, with Alamanda registering an Indonesian national record single of 1:10.28 and an average of 1:13.44. Nahm then secured the 7x7x7 Cube title in 1:42.79, locking in a national record single of 1:33.11. Lim Hung followed in second at 1:43.08, while Alamanda claimed third in 1:53.04 alongside Indonesian national record marks of 1:47.23 single and 1:53.04 average.
Away from the top of the standings, the true depth of the speedcubing field emerged through breakthrough personal achievements. Felix Valentino entered six different events, taking on his first official attempts at Pyraminx with a mark of 10.01 seconds, Clock with 18.40 seconds, and Skewb with 10.27 seconds. Chiasma Nervi Optici took on five disciplines, logging a first Pyraminx solve of 6.98 seconds, a first 4x4x4 Cube attempt of 44.99 seconds, and a first 5x5x5 Cube finish of 2:05.88. Mikael Lerins Christian delivered massive progress, slicing his Clock personal best to 12.97 seconds, which was 61.5 percent faster than his prior 33.67 mark, while also taking a first Pyraminx attempt in 15.96 seconds and dropping his 3x3x3 Cube best by 4.1 percent to 9.32 seconds. Pranaya Zadya contested seven events, trying the 6x6x6 Cube for the first time with a 6:35.48 result, trimming his Pyraminx best by 42.7 percent down to 4.57 seconds, and reducing his 3x3x3 Cube time by 19.2 percent to 10.48 seconds.
The spirit of improvement continued across the floor at this WCA competition. Mario Erditya competed across six events, posting a first Pyraminx mark of 23.24 seconds, cutting his 2x2x2 Cube personal best by 27.7 percent to 4.68 seconds, and lowering his 3x3x3 Cube best by 10.2 percent to 23.89 seconds. Abdullah Hasobaran Siagian registered a first attempt in Clock at 22.66 seconds, improved his 3x3x3 Cube record by 27.7 percent to 17.71 seconds, and scored a 2x2x2 Cube personal best of 6.67 seconds. Muhammad Omar Faiz delivered a standout 52.2 percent drop in his Pyraminx mark down to 5.08 seconds, while setting new personal bests of 10.58 seconds in the 3x3x3 Cube and 3.20 seconds in the 2x2x2 Cube. Felix Dinanto Li also made significant leaps, improving his 2x2x2 Cube best by 39.1 percent to 3.15 seconds and his 4x4x4 Cube time by 27.1 percent down to 1:09.92.
The weekend concluded with thrilling outcomes in the remaining specialist puzzles at Balam Cubes Bekasi Comeback 2026. Leon Marcell Alamanda captured the Skewb championship with a winning time of 3.62 seconds, edging out Canada's Jasper Noah Baumgartner at 3.71 seconds and Muhammad Aldrian Altansyah at 4.46 seconds. In Pyraminx, Mark Louis Tan claimed first place with a rapid 2.58 mark, followed by Tiffany Li in 2.67 seconds and Hopi Fattan Prabasukma in 2.91 seconds. Across nine events, host nation Indonesia collected 15 podium finishes, with the Republic of Korea earning six, Malaysia taking four, and Canada and Chinese Taipei securing one each to celebrate a memorable chapter of speed cubing excellence.
Dominasi Seung Hyuk Nahm dan Rekor Nasional di Balam Cubes Bekasi Comeback 2026Bahasa Indonesia
5.90 detik menjadi catatan waktu kemenangan yang luar biasa di kategori utama dalam Balam Cubes Bekasi Comeback 2026. Diadakan di Mega Bekasi Hypermall, Bekasi, West Java, Indonesia pada tanggal 26 hingga 27 September 2026, kompetisi rubik bergengsi ini mempertemukan bakat-bakat kecepatan tangan dari berbagai negara. Menyelesaikan teka-teki 3x3x3 Cube membutuhkan kontrol jari yang presisi serta pembacaan langkah yang matang, keterampilan yang juga menjadi dasar utama dalam cabang satu tangan atau one-handed. Setiap peserta dituntut menunjukkan kelincahan mekanik tingkat tinggi untuk memangkas sepersekian detik di meja pertandingan resmi WCA ini.
Balam Cubes Bekasi Comeback 2026 menyajikan total 9 cabang lomba dengan persaingan ketat di papan atas klasemen. Pada nomor bergengsi 3x3x3 Cube, Seung Hyuk Nahm (남승혁) asal Republic of Korea sukses merebut gelar juara pertama dengan waktu 5.90. Posisi kedua diraih oleh wakil tuan rumah Leon Marcell Alamanda dengan catatan 6.84, sementara Ping-Yueh Huang (黃品越) dari Chinese Taipei melengkapi podium di peringkat ketiga dengan raihan 7.26. Penampilan konsisten para finalis menegaskan standar tinggi turnamen rubik di kancah regional pada tahun 2026 ini.
Tabel medali di Balam Cubes Bekasi Comeback 2026 didominasi oleh deretan atlet berbakat dari berbagai kontingen. Tuan rumah Indonesia berhasil mengumpulkan total 15 posisi podium di seluruh nomor yang dipertandingkan, disusul oleh Republic of Korea dengan 6 podium, Malaysia dengan 4 podium, serta masing-masing 1 podium untuk Canada dan Chinese Taipei. Kehadiran para atlet mancanegara ini memberikan atmosfer kompetitif yang sangat hidup di lantai pertandingan Mega Bekasi Hypermall sepanjang dua hari penyelenggaraan.
Persaingan kategori kubus besar menjadi panggung utama pemecahan rekor nasional yang menakjubkan. Pada kategori 5x5x5 Cube, Seung Hyuk Nahm (남승혁) keluar sebagai pemenang dengan waktu 39.00 sekaligus membukukan rekor nasional average untuk Republic of Korea lewat catatan 36.31. Seung Hyuk Nahm (남승혁) juga mencetak rekor nasional single di 7x7x7 Cube dengan waktu 1:33.11 sebelum mengunci kemenangan utama di nomor tersebut dengan hasil 1:42.79. Lim Hung (林弘) dari Malaysia menempel ketat di urutan kedua pada 5x5x5 Cube dan 7x7x7 Cube, serta sukses menjuarai 6x6x6 Cube dengan torehan 1:07.84.
Wakil Indonesia Leon Marcell Alamanda tampil memukau dengan menorehkan serangkaian rekor nasional beruntun di kandang sendiri. Di kategori 6x6x6 Cube, Leon mencatatkan rekor nasional single Indonesia 1:10.28 dan rekor nasional average 1:13.44 untuk finis di podium ketiga. Tidak berhenti di situ, Leon kembali memperbarui rekor nasional single 7x7x7 Cube dengan 1:47.23 dan rekor nasional average 1:53.04 yang menempatkannya di posisi ketiga. Prestasi puncak Leon diraih saat menjuarai nomor Skewb lewat waktu 3.62, unggul tipis dari Jasper Noah Baumgartner asal Canada.
Di balik gemerlap perebutan medali, panggung speedcubing ini menyimpan banyak lonjakan prestasi personal dari para peserta lokal. Jiwoo Won mencatatkan kemajuan impresif lewat rekor personal Skewb 8.12 yang 28.4% lebih cepat dari waktu sebelumnya, di samping tampil di empat nomor berbeda. Donald Larry Joanda menurunkan catatan waktu 2x2x2 Cube miliknya menjadi 3.97 atau 25.1% lebih cepat, serta memangkas waktu Pyraminx menjadi 7.25 yang 22.6% lebih tajam. Kenneth Nursalim melakoni debut pertamanya di nomor 7x7x7 Cube dengan hasil 3:51.30 dan memangkas waktu 6x6x6 Cube sebesar 14.8% menjadi 2:27.40. Sementara itu, Khalifa Putra Veinardi yang turun di 9 cabang membukukan waktu terbaik 3:29.85 di 6x6x6 Cube, meningkat 13.7% dibanding rekor awalnya.
Antusiasme kompetisi WCA juga tercermin nyata dari para peserta yang menjalani debut resmi perdana mereka. Muhammad Ihsanuddin Akmal langsung menantang diri dalam 6 cabang lomba dan mengukir catatan perdana 14.39 pada 3x3x3 Cube serta 4.75 pada 2x2x2 Cube. Michael Junior Dualim menyelesaikan penampilan perdananya di 4 kategori dengan torehan awal 26.97 di 3x3x3 Cube dan 10.08 di 2x2x2 Cube. Aqilah Najma Alhusna sukses menuntaskan penampilan pertamanya di 3 cabang termasuk raihan 10.71 pada 2x2x2 Cube dan 12.76 pada Pyraminx, sedangkan Virginia Hilary mengawali perjalanan resminya di dua nomor dengan mencatatkan 1:47.98 di 3x3x3 Cube serta 23.44 di nomor Clock.
Nomor-nomor cepat lainnya turut memunculkan juara-juara baru yang memukau penonton di Mega Bekasi Hypermall. Kingston Dylan Karianto sukses mengamankan peringkat pertama pada 2x2x2 Cube dengan catatan tajam 2.09, mengatasi perlawanan Seung Hyuk Nahm (남승혁). Di kategori Pyraminx, Mark Louis Tan (陈小龙) meraih medali emas dengan torehan waktu 2.58, mengungguli Tiffany Li di peringkat kedua dengan 2.67. Di cabang 4x4x4 Cube, Seung Hyuk Nahm (남승혁) kembali menunjukkan dominasinya untuk meraih juara dengan waktu 22.43.
Kesuksesan perhelatan Balam Cubes Bekasi Comeback 2026 membuktikan pesatnya perkembangan komunitas speedcubing di tanah air. Dengan rentang nomor dari kubus mini hingga kubus besar tujuh lapis, ajang ini telah menjadi wadah pembuktian kemampuan teknis dan ketahanan mental para atlet. Seluruh torehan medali, rekor nasional baru, dan capaian waktu terbaik pribadi para peserta menjadi modal berharga untuk menyambut persaingan di musim kompetisi berikutnya.